Portrait of a Lady on Fire (2019): Upaya Memahami Sesama

Portrait of a Lady on Fire (2019): Upaya Memahami Sesama

Mengenal dan memahami orang lain adalah dua hal yang berbeda. Kita tidak pernah bisa memahami orang lain secara objektif dan sempurna. Empati adalah salah satu bentuk pemahaman. Benda yang dimuat ini Potret Lady on Fire.

Marianne, pelukis muda berbakat, memiliki misi untuk "menyalin" tubuh Héloïse ke kanvas untuk perjodohan yang dipesan oleh ibu Héloïse. Lukisan itu akan dikirim ke calon suami Héloïse di seluruh negeri, budaya perjodohan yang umum. Namun, Héloïse selalu murung saat dilukis dan kerap menghindarinya sehingga beberapa pelukis sebelumnya tidak berhasil melukisnya, wajahnya tidak berhasil terekam di kanvas.

Marianne memiliki tenggat waktu beberapa hari untuk menyelesaikan lukisannya. Dengan kondisi tersebut, Marianne kerap menanyakan kepada para pembantu keluarga Héloïse tentang adat istiadat Héloïse sebagai bentuk upaya untuk mengidentifikasi objek lukisannya. Namun, usahanya mengalami kesulitan. Marianne akhirnya mencuri kesempatan untuk diam-diam merekam lekuk tubuh, bahu, dan wajah Héloïse. Sayangnya upaya tersebut tidak berhasil dan tidak menyurutkan hati Marianne karena sensasinya seperti mencuri: dia melukis tanpa ijin dan kemauan untuk dilukis.

Titik terang muncul saat keduanya mulai melepaskan jarak antara pelukis dan pelukis. Dengan seorang pelayan wanita yang usianya masih dekat, mereka bertiga menghabiskan hari-harinya sebagai teman. Ketiganya mencari bunga di semak-semak, berjalan di sepanjang pantai, dan menikmati permainan kartu. Saat itu, terjadi proses bertukar cerita dan saling pengertian secara terbuka. Marianne perlahan-lahan mempelajari kepribadian Héloïse dan alasan keengganannya untuk dilukis.

Kemudian, setelah kontak yang intens dan upaya untuk memahami satu sama lain, Héloïse akhirnya menyerahkan lukisan tubuhnya secara sadar. Ketika Marianne menatap bulat ke arah lekuk tubuh Héloïse yang tekun, Héloïse tiba-tiba meminta Marianne untuk mendekatinya dan memposisikan dirinya untuk menjadi dirinya sendiri yang dilihat oleh pelukis itu. Sementara itu, Marianne merasakan sensasi dilukis dan merasakan perasaan Héloïse.

Dari adegan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses memahami orang lain tidak dilakukan dengan cara mengolok-olok orang lain yang sedang dipahami. Seolah-olah orang lain adalah objek yang hanya dipahami dengan mengamatinya, hal-hal yang umumnya kita pahami dalam bidang sains. Dalam film ini, Marianne sebagai pelukis tidak mengobyektifkan Héloïse, melainkan menempatkan Héloïse sebagai subjeknya.

Baca:  Review Film Ave Maryam (2018): Visual Cantik Perlu Disidik

Selanjutnya dalam memahami apapun kita tidak akan dapat memahami sepenuhnya, ada hal-hal yang tidak terlihat dan tidak dapat dipahami. Karena itu, biarlah yang ghaib disingkapkan dan tunjukkan wujudnya. Contohnya adalah perasaan yang dirasakan Héloïse yang tidak bisa diekstraksi hanya dari pertanyaan dan pengetahuan dalam waktu yang lama, seperti ibunya yang kurang paham untuk memahaminya. Tingkah laku dan ucapan Héloïse adalah hal-hal yang mengungkapkan keadaan psikisnya.

Lambat laun Marianne merasakan amarah yang selama ini dipegang Héloïse. Meskipun dia tidak akan bisa merasakan perasaan otentik Héloïse, Marianne secara bertahap mampu menangkap perasaan yang telah Héloïse rasakan selama bertahun-tahun. Dalam benaknya, Héloïse membara dengan semua kekecewaan dan amarah yang dia simpan yang membuatnya menjadi sosok yang dingin dan suram.

Marianne bisa memahami Héloïse, sesuatu yang tidak dilakukan ibunya. Héloïse secara tidak sadar mulai meninggalkan pertahanannya dan membuka hatinya kepada Marianne yang baru dia temui selama beberapa hari. Héloïse juga berusaha memahami Marianne. Dalam proses memahami satu sama lain, keduanya menemukan rasa yang membingungkan mereka. Keduanya memperkirakan bahwa luapan emosi yang mereka rasakan adalah cinta.

Melalui Potret Lady on Fire, Céline Sciamma menjelaskan bahwa manusia sangat kompleks untuk dipahami. Selain itu, memahami orang lain bukan dengan membuat benda, tetapi dengan subjek yang bisa mengartikulasikan dirinya.

Infographics Portrait of a Lady on Fire (2019): Upaya Memahami Orang Lain oleh ulasinema

Baca juga: Rekomendasi Film Romantis Bagian 3

Penulis: Anggino Tambunan
Editor: Muhammad Reza Fadillah

Postingan Portrait of a Lady on Fire (2019): Efforts to Understand Others muncul pertama kali di klipinema.