Soul, saat pembahasan mengenai filosofi kehidupan dijadikan film animasi

Soul, saat pembahasan mengenai filosofi kehidupan dijadikan film animasi

Sejak kecil, mungkin kita punya pertanyaan. Apa tujuan kita hidup di dunia ini? Seiring bertambahnya usia, terkadang pertanyaan ini dilupakan karena mengikuti arus kehidupan dengan segala pasang surut masalah dan kebahagiaan. Namun ketika mereka memiliki anak dan kemudian mereka mempertanyakan hal ini lagi, ingatan sejenak melayang ke masa kanak-kanak kita dan kembali ke pertanyaan yang ternyata tidak terjawab hingga dewasa.

Melalui animasi Jiwa, pertanyaan filosofis ini disediakan dengan saluran untuk jawaban, yang mungkin memuaskan sebagian orang dan bahkan mungkin lebih jauh menimbulkan pertanyaan besar lainnya tentang kehidupan. Pertanyaan seperti mengapa kita memiliki kepribadian ketika kita dilahirkan? , apa yang terjadi setelah kehidupan di bumi berakhir? dan seterusnya.

Pete Docter (Monsters, Inc., Up, Inside Out) menyediakan animasi Soul sebagai sarana menjawab pertanyaan tersebut melalui alur cerita yang dinamis dan menawan. Tidak ada perasaan menasihati atau mengajar, tapi semua jawaban lugas ala Pete Docter, diberikan melalui pengalaman visual yang menarik dan tidak membosankan untuk diikuti sampai akhir.

Lagu-lagu jazz yang ditampilkan sepanjang film juga menghibur, tidak terlalu berat namun kental dengan nuansa khasnya, sehingga para pendengar langsung bisa menangkap keindahan genre musik ini.

Adegan yang membuat animasi Soul ini tidak terlalu membosankan adalah adanya 22 karakter (Tina Fey), yang pikiran dan tindakannya bertentangan dengan Joe Gardner (Jamie Foxx). Joe Gardner sangat menyukai kehidupan di dunia, momen ketika apa yang diinginkannya akhirnya tercapai sebelum kecelakaan terjadi dan mengakibatkan dirinya berada di Great Before, sedangkan 22 memandang dengan pesimisme kehidupan di dunia yang menurutnya tidak menarik, tidak menyenangkan dan serangkaian argumen negatif lainnya. , hanya karena dia tahu dengan melihat. Kepribadian kedua karakter ini sepertinya mewakili sebagian besar penonton yang menonton animasi ini, sehingga dengan ikatan emosional yang terbangun inilah penonton tanpa sadar setuju dengan karakter-karakter tersebut & # 39; pendapat dan melayang bersama dengan alur cerita.

Baca:  Bincang-Bincang Bersama Barbie Ferreira, Bintang Utama Film “Unpregnant”

Endingnya bisa ditebak, tapi tidak terasa membosankan atau bahkan menyenangkan karena diwakili oleh karakter-karakter dalam animasi ini.

Nampaknya ini adalah tangan dingin Pete Docter yang mampu memberikan sentuhan filosofis sepanjang karyanya dan menjadi "merek dagang"Diri.

Soul bisa disaksikan secara eksklusif melalui Disney + Hotstar

Baca juga: Lima Fakta Menarik tentang Film & # 39; Soul & # 39;

Postingan Soul, saat membahas filosofi hidup sebagai film animasi, muncul pertama kali di Cinemags.